![]() |
| Bupati H.Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati Hj.Nurul Adha turun langsung menyapa dan berbelanja di semua UMKM yang berjualan |
Istilah "Nganteh Bebuke" yang diambil dari bahasa Sasak berarti "Menanti Buka Puasa". Event ini dirancang bukan sekadar pasar kaget biasa, melainkan wadah silaturahmi sekaligus penggerak ekonomi lokal bagi pelaku UMKM di Lombok Barat.
Tahun ini, Pesona Ramadhan tampil lebih tertata dengan berbagai suguhan menarik, sehingga menjadi Surga Takjil & Kuliner Khas: Mulai dari, berbagai olahan ikan, hingga jajanan tradisional Sasak yang jarang ditemui di hari biasa.
Dalam Kesempatan ini Bupati H.Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati Hj.Nurul Adha turun langsung menyapa dan berbelanja di semua UMKM yang berjualan. Dalam sambutannya, Bupati Lobar menyampaikan bahwa "Nganteh Bebuke" adalah upaya nyata pemerintah untuk memastikan perputaran uang tetap berada di masyarakat lokal/
"Kita ingin Ramadhan tidak hanya menjadi momen ibadah secara spiritual, tapi juga ibadah sosial dengan membantu melariskan dagangan tetangga dan UMKM kita sendiri," paparnya.
Kawasan ini diprediksi akan menjadi titik kumpul utama warga setiap sorenya, mengingat lokasinya yang strategis dan suasananya yang asri. Bagi masyarakat dan ASN yang berada di sekitar Gerung dan sekitarnya, pastikan untuk mampir dan merasakan langsung kehangatan tradisi Lombok Barat.
LAZ menegaskan, tujuan Kegiatan "Pesona Ramadhan" Menjadikan Gerung sebagai pusat keramaian dan kebanggaan masyarakat Lombok Barat." Dulu kalau setelah jam 4 kawasan ini menjadi sepi, tapi pada bulan puasa tahun ini saya akan buat tetap ramai dan hidup seperti sekarang ini,"katanya.
Selain untuk menghidupkan kawasan pusat pemerintahan, event ini menjadi tempat bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit).
" Tersedianya tempat bagi masyarakat untuk mencari takjil dan kebutuhan Ramadhan lainnya tanpa harus pergi jauh ke Kota Mataram," tegasnya.
Bupati menegaskan komitmen dan totalitasnya dalam membangun Lombok Barat, bahkan secara seloroh menyebutkan bahwa beliau "tidak pernah tidur di rumah" selama setahun terakhir demi fokus pada agenda pembangunan daerah.(red).

0Komentar