![]() |
| Halal Bihalal pada Rabu (1/4/2026). Acara berlangsung di Masjid Al-Ikhlas mulai pukul 20.00 WITA dan dihadiri ratusan warga dari semua RT yang ada di komplek perumahan GTS. (foto/istimewa) |
LOMBOK BARAT -entebekita.com- Warga Perumahan Griya Taman Sari (GTS) Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, menggelar kegiatan Halal Bihalal pada Rabu (1/4/2026). Acara berlangsung di Masjid Al-Ikhlas mulai pukul 20.00 WITA dan dihadiri ratusan warga dari semua RT yang ada di komplek perumahan GTS.
Kegiatan mengusung tema “Menguatkan Silaturrahmi, Menjalin Kolaborasi, dan Merawat Kebersamaan”, dengan tujuan memperkokoh tali persaudaraan antarwarga, membangun kerja sama, dan menjaga kebersamaan di lingkungan perumahan.
Hadir dalam acara tersebut Babinsa, tokoh masyarakat, umat Hindu, Kristen, para pemuda, serta pengurus DKM, yang turut memeriahkan suasana. RT 1, Heru Kusnadi, dalam sambutannya menyampaikan, halal bihalal menjadi momentum strategis untuk saling memaafkan setelah Idul Fitri 1447 Hijriah sekaligus memperkuat hubungan sosial antarwarga di tengah dinamika kehidupan modern.
“Tema kegiatan kita kali ini bukan sekadar slogan, tetapi amanah yang ingin kita wujudkan melalui berbagai aktivitas positif bersama. Halal bihalal juga menjadi ajang penguatan komunikasi antarwarga, khususnya dalam merencanakan program lingkungan yang lebih inklusif dan bermanfaat,” ujarnya.
Ia menambahkan apresiasi khusus kepada ibu-ibu yang menyiapkan hidangan untuk warga. Semoga apa yang dilakuan oleh ibu-ibu yang menyiapkan hidangan ini mendapatkan amal jariyah.
Selain itu, Heru sapaan akrabnya memaparkan berbagai program sosial yang telah dilakukan, antara lain perayaan 17 Agustus 2025 yang meriah, pembangunan jalan aspal perumahan, pengecatan papan nama, serta penyelesaian pembangunan Masjid Al-Ikhlas. Ke depan, fasum di depan perumahan juga akan dipercantik tampilannya.
Tokoh agama GTS, Ust. Habibi, memberikan apresiasi khusus kepada panitia, terutama ibu-ibu yang menyiapkan hidangan. Menurutnya, halal bihalal menjadi alat pemersatu, menjaga persatuan meski warga memiliki latar belakang berbeda.
“Kita berharap momentum halal bihalal ini menjadi ajang untuk saling memaafkan dan menguatkan persaudaraan,” ujarnya.
Sementara Tokoh masyarakat GTS, Ayun, menekankan pentingnya menjaga ukhuwah, saling menghormati, dan memperkuat kebersamaan dalam lingkungan yang heterogen. Warga terlihat antusias saling bertegur sapa, berbincang ringan, dan mempererat hubungan sosial. “Kegiatan seperti ini sangat bagus. Selain mempererat tali persaudaraan, kita juga bisa saling mengenal dan bekerja sama dalam berbagai kegiatan sosial di perumahan,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, serta berjabatan tangan dengan ucapan minal aidzin walfaizin mohon maaf lahir dan batin diiringi sholawatan. Usai tersebut dilanjutkan dengan makan bersama sebagai bentuk komitmen warga untuk terus menjaga hubungan baik serta membangun kolaborasi positif bagi kemajuan lingkungan. (red).

0Komentar