GpYlBUO6TUA8GfzoTpG0TUY7Gd==
Breaking
News

Tim Hotman 911 NTB Berikan Penjelasan Soal Uang Titipan Santri Korban Dugaan Pembakaran

Ukuran huruf
Print 0
Tm kuasa hukum Hotman 911,Titi Tantri, S.H.,M.H.didampingi dua rekannya Kusnaini.S.H.M.H dan Suparjo Rustam.S.H.M.H menjelaskan terkait dana titipan untuk santri korban pembakaran.(foto/entebekita.com)

MATARAM - entebekita.com— Tim Hukum Hotman 911 Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan klarifikasi tegas mengenai isu uang titipan untuk keluarga para santri yang diduga menjadi korban pembakaran . Pihak kuasa hukum membantah tuduhan penggelapan dan menegaskan bahwa dana tersebut murni merupakan uang jajan serta pengganti tiket perjalanan.

Perwakilan tim kuasa hukum Hotman 911,Titi Tantri, S.H.,M.H.didampingi dua rekannya Kusnaini.S.H.M.H dan Suparjo Rustam.S.H.M.H menjelaskan bahwa dana yang dititipkan melalui pihaknya sebenarnya adalah uang saku untuk dua orang adik korban serta ibu dari almarhum Sobirin.

"Terkait uang saku, itu sebenarnya adalah uang pengganti tiket atau uang jajan untuk kedua adik-adik korban dan ibu almarhum. Pihak pemberi titipan, seperti Ibu Sari dan Pak Kodensu, memang berpesan agar nominalnya tidak disebutkan karena nilainya sekadar untuk uang jajan," terang Titi Tantri, saat ditemui di salah satu rumah di kawasan Jalan Sriwijaya Mataram, Sabtu (25/7).

Menjawab ada penundaan penyerahan dana yang disampaikan sejumlah massa yang datang ke kemarin. Titi membeberkan bahwa hal tersebut murni disebabkan oleh kendala teknis dan padatnya jadwal penanganan perkara di Jakarta. Selain itu, tim sempat kesulitan menghubungi pihak keluarga korban di Lombok."Saat mau pulang ke Lombok, kami mengawal ibu dari almarhum Sobirin yang kondisinya kurang sehat,"terangnya.

Setelah sampai di rumah, uang titipan langsung diberikan, jadi begitu sampai rumah ibu almarhum sudah diberikan dan diterima oleh ibu almarhum Sobirin dirumahya sendiri," dana sudah langsung diserahkan kepada ibu almarhum,"tegasnya.

Sementara penyerahan ke keluarga korban lain sempat tertunda, karena tim masih menunggu waktu yang tepat dan sempat kesulitan menghubungi orang tua korban.

Selanjutnya Tim Hukum Hotman 911 mendatangi langsung kediaman orang tua para korban untuk menyerahkan hak tersebut secara mendadak. Kedatangan tim disambut hangat oleh pihak keluarga.

Titi menambahkan penyerahan uang titipan tersebut dilakukan langsung secara cash (tunai) kepada pihak keluarga korban pada Jumat sebelum terjadinya aksi demonstrasi. Uang tersebut diserahkan langsung kepada bapak dari santri berinisial Al, serta diterima oleh kedua orang tua dari santri berinisial Devin." Uang titipan sudah kami serahkan sebelum kejadian demo itu,"terangnya.

Tim Hotman juga menjelaskan terkait simpang siur informasi yang beredar di masyarakat mengenai nominal uang yang diserahkan." Isu mengenai nominal Rp30 juta hingga Rp50 juta itu sama sekali tidak benar, saya sendiri yang membuka amplopnya. Nominalnya sedikit dan memang diperuntukkan sebagai uang jajan saja untuk kedua adik kita selama berada di Jakarta." 

Titi juga meluruskan kabar mengenai video viral orang tua salah satu korban (Al) saat berada di Polda. Menurutnya, orang tua korban tidak menyadari bahwa perbincangan mengenai uang tersebut sedang direkam hingga akhirnya memicu kesalahpahaman di publik.

"Saat kami datang langsung, bapak dari korban menyambut baik dan meminta maaf kepada Tim Hotman 911 atas kegaduhan yang terjadi. Beliau mengaku sama sekali tidak tahu kalau saat di Polda dirinya direkam oleh pihak lain," tutupnya (red).



 Tim Hotman 911 NTB Berikan Penjelasan Soal Uang Titipan Santri Korban Dugaan Pembakaran
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin